SEC mensyaratkan beberapa laporan wajib bagi perusahaaan yang memperdagangkan sahamnya di publik
Di minta:
Identifikasi laporan SEC mana yang tepat untuk menemukan informasi berikut:
a. Diskusi majemen menegenaihasil keuangan tahun fiskal
b. Jenis kompensasi CEO dan total kompensasi yang di berikan pada ceo pada tahun fiskal
c. Siapa saja anggota dewan direksi dan apakah mereka berasal dari dalam atau luar perusahaan?
d. Berapakah para direktur di bayar untuk pekerjaan yang mereka lakukan?
e. Hasil oprasi dan posisi keuangan perushaan psa akhir kuartal kedua
f. Mengapa perusahaan mengganti auditor mereka
g. Rincian mengenai penawaran saham untuk publik dalam waktu dekat
Jawaban
a. Laporan tahunan mencakup semua informasi yang terdpat pada form 10-k namun karena form 10-k biasanya juga mencakup laporan yang tidak terdapat pada laporan tahunan maka biasanya laporan tahunan juga di buat secara berkala
b. Jenis insentif bersifat keuangan, sementara lainnya bersifat psikologi dan sosial. Insentif keuangan berupa kenaikan gaji, bonus, tunjangan dan fasilitas, sementara insentif psikologi dan soasial kemungkinan promosi, tambahan tangung jawab,otonomi yang lebih besar, lokasi yang geografis lebih baik, dan pengakuan.
c. Mereka berasal dari dalam perusahaan tugasnya adalah mengawasi manajemen dan menjaga kepentingan pemegang saham
d. Besarnya gaji eksekutif perusahaan tergantung besar-kecilnya
perusahaan ataupun standar yang berlaku secara umum. Namun, secara umum,
gaji para eksekutif puncak di perusahaan multinasional, minimal US$ 250
ribu/tahun atau sekitar Rp 2,5 miliar (Rp 10 ribu/US$ 1)).
e. Tidak mengetahui
f. Ketidak sepakatan akuntansi, indefendensi auditor terganggu, perusahaan dalam kepailitan dan tidak mampu membayar perusahaan audit, perusahaan termasuk opini auditor, tanpa persetujuan yang tepat
g. Tidak mengetahui
Senin, 23 Mei 2011
Sabtu, 21 Mei 2011
TUGAS ANALISIS LAPORAN KEUANGAN LATIHAN 1-15
Pada tanggal 1 januari, tahun 1 anda mempertimbangkan untuk membeli saham biasa nico enetrprises anda menetukan hal – hal sebagai berikut:
1. nilai buku pada tanggal 1 januari, tahun 1 adalah $50 per lembar saham
2. di perkirakan laba bersih perlembar saham untuk tahun satu samapai tahun 5 masing -masing sebesar $8 $11 $20 $40 dan $30
3. untuk tahun 6 dan tahun -tahun berikutnya di perkirakan laba sisa adalah $0
4. nico tidak di harapkan untuk membayar deviden
5. tingkat pengembalian di harapkan (required rate of return) atau biaya modal 20%
Nico enterprises pada tanggal 1 januari tahun 1 dengan mengunakan laba sisa (bulatkan jawaban anda 1 desimal) berikan komentar atas keunggulan dan keterbatasan model ini untuk keputusan investasi.
Jawaban :
dalam $ perlembar saham 1 2 3 4 5
laba bersih $8 $11 $20 $40 $30
pembebanan modal $10
laba sisa $ 18 $11 $20 $40 $30
keuntungan atas penjualan nico enteprise 30 % ($50 – $20 )
$ 50 + 18 + 11 + 20 + 40 + 30 + $30 =
(1.2)1 ( 1,2)2 (1,2)3 (1,2)4 (1,2)5 (1,2)5
keunggulanya metode ini dapat mengatasi sebagian masalah dalam hal penggunaan deviden, modal ini juga menggunakan rentang waktu tak terbatas
kekurangan metode ini peramalan nilai yang berkelanjutan sering menjadi sumber banyak kesalahan estimasinya di perlukan niai ekuitas
1. nilai buku pada tanggal 1 januari, tahun 1 adalah $50 per lembar saham
2. di perkirakan laba bersih perlembar saham untuk tahun satu samapai tahun 5 masing -masing sebesar $8 $11 $20 $40 dan $30
3. untuk tahun 6 dan tahun -tahun berikutnya di perkirakan laba sisa adalah $0
4. nico tidak di harapkan untuk membayar deviden
5. tingkat pengembalian di harapkan (required rate of return) atau biaya modal 20%
Nico enterprises pada tanggal 1 januari tahun 1 dengan mengunakan laba sisa (bulatkan jawaban anda 1 desimal) berikan komentar atas keunggulan dan keterbatasan model ini untuk keputusan investasi.
Jawaban :
dalam $ perlembar saham 1 2 3 4 5
laba bersih $8 $11 $20 $40 $30
pembebanan modal $10
laba sisa $ 18 $11 $20 $40 $30
keuntungan atas penjualan nico enteprise 30 % ($50 – $20 )
$ 50 + 18 + 11 + 20 + 40 + 30 + $30 =
(1.2)1 ( 1,2)2 (1,2)3 (1,2)4 (1,2)5 (1,2)5
keunggulanya metode ini dapat mengatasi sebagian masalah dalam hal penggunaan deviden, modal ini juga menggunakan rentang waktu tak terbatas
kekurangan metode ini peramalan nilai yang berkelanjutan sering menjadi sumber banyak kesalahan estimasinya di perlukan niai ekuitas
TUGAS ANALISIL LAPIRAN KEUANGAN LATIHAN 1-15
Pada tanggal 1 januari, tahun 1 anda mempertimbangkan untuk membeli saham biasa nico enetrprises anda menetukan hal – hal sebagai berikut:
1. nilai buku pada tanggal 1 januari, tahun 1 adalah $50 per lembar saham
2. di perkirakan laba bersih perlembar saham untuk tahun satu samapai tahun 5 masing -masing sebesar $8 $11 $20 $40 dan $30
3. untuk tahun 6 dan tahun -tahun berikutnya di perkirakan laba sisa adalah $0
4. nico tidak di harapkan untuk membayar deviden
5. tingkat pengembalian di harapkan (required rate of return) atau biaya modal 20%
Nico enterprises pada tanggal 1 januari tahun 1 dengan mengunakan laba sisa (bulatkan jawaban anda 1 desimal) berikan komentar atas keunggulan dan keterbatasan model ini untuk keputusan investasi.
Jawaban :
dalam $ perlembar saham 1 2 3 4 5
laba bersih $8 $11 $20 $40 $30
pembebanan modal $10
laba sisa $ 18 $11 $20 $40 $30
keuntungan atas penjualan nico enteprise 30 % ($50 – $20 )
$ 50 + 18 + 11 + 20 + 40 + 30 + $30 =
(1.2)1 ( 1,2)2 (1,2)3 (1,2)4 (1,2)5 (1,2)5
keunggulanya metode ini dapat mengatasi sebagian masalah dalam hal penggunaan deviden, modal ini juga menggunakan rentang waktu tak terbatas
kekurangan metode ini peramalan nilai yang berkelanjutan sering menjadi sumber banyak kesalahan estimasinya di perlukan niai ekuitas
1. nilai buku pada tanggal 1 januari, tahun 1 adalah $50 per lembar saham
2. di perkirakan laba bersih perlembar saham untuk tahun satu samapai tahun 5 masing -masing sebesar $8 $11 $20 $40 dan $30
3. untuk tahun 6 dan tahun -tahun berikutnya di perkirakan laba sisa adalah $0
4. nico tidak di harapkan untuk membayar deviden
5. tingkat pengembalian di harapkan (required rate of return) atau biaya modal 20%
Nico enterprises pada tanggal 1 januari tahun 1 dengan mengunakan laba sisa (bulatkan jawaban anda 1 desimal) berikan komentar atas keunggulan dan keterbatasan model ini untuk keputusan investasi.
Jawaban :
dalam $ perlembar saham 1 2 3 4 5
laba bersih $8 $11 $20 $40 $30
pembebanan modal $10
laba sisa $ 18 $11 $20 $40 $30
keuntungan atas penjualan nico enteprise 30 % ($50 – $20 )
$ 50 + 18 + 11 + 20 + 40 + 30 + $30 =
(1.2)1 ( 1,2)2 (1,2)3 (1,2)4 (1,2)5 (1,2)5
keunggulanya metode ini dapat mengatasi sebagian masalah dalam hal penggunaan deviden, modal ini juga menggunakan rentang waktu tak terbatas
kekurangan metode ini peramalan nilai yang berkelanjutan sering menjadi sumber banyak kesalahan estimasinya di perlukan niai ekuitas
Jumat, 20 Mei 2011
MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN & PENDEKATAN SISTEM
MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN & PENDEKATAN SISTEM
Pendahuluan
Di dalam model sisitem umum perusahaan & pendektan sistem ada beberapa hal yang perlu kita ketahui Terutama pengertian model yaitu penyederhanaan dari sesuatu yang mewakili sejumlah objek atau aktivitas yang di sebut entitas, model sendiri terbagi dari dianataranya adalah : model fisik, model neratif, model matematika, model grafik. Untuk pendekatan system kita perlu juga mengetahui cara pemacehan masalahnya.
MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN
MODEL
Model adalah penyederhanaan (abstraksi) dari sesuatu yang mewakili sejumlah objek atau
aktivitas, yang disebut entitas (entity).
Jenis- jenis model
1. Model Fisik
Model ini adalah penggambaran entitas dalam bentuk tiga dimensi atau bentuk nyata
Model ini biasanya berupa maket atau prototipe produk yang menggambarkan bagaimana hasil
akhir produk tersebut.
Model ini memiliki skala nilai paling kecil bagi para manajer dalam pemecahan masalah
manajemen.
2. Model Naratif
Model yang penggambaran entitasnya secara lisan atau tulisan deskriptif.
Model yang digunakan oleh manajer setiap hari. Salah satu bentuk model naratif yang populer
adalah komunikasi bisnis.
3. Model Grafik
Model yang penggambarannya entitasnya menggunakan sejumlah garis, simbol, atau bentuk
disebut model grafik.
Kebanyakan digunakan di dunia bisnis untuk mengkomunikasikan informasi, seperti grafik
keuangan perusahaan, kondisi pasar dan sebagainya.
Model grafik juga digunakan dalam rancangan sistem informasi. Banyak peralatan yg digunakan
oleh sistem analis dan programmer yang bersifat grafik, seperti bagan arus (flowchart ) dan
diagram arus data (data flow diagram).
4. Model Matematika
Keunggulan dari model ini adalah ketelititannya dalam menjelaskan hubungan antara berbagai
bagian dari suatu objek dengan persamaan matematika.
Model matematika dapat menangani hubungan-hubungan yang berdimensi lebih banyak daripada
model grafik yang dua dimensi ataupun model fisik yang tiga dimensi, hal ini disebabkan oleh sifat
model matematika yang multidimensional
Model inipun mempunyai kemampuan prediksi
Kelebihan :
Model ini tidak mengenal geografis (siapa saja yang mengerti simbol matematis tentu
dapat mengerti model tsb)
Ketepatan hubungan diantara bagian dari suatu obyek dapat dideskripsikan
Contoh : BEP = TFC / P - C
KEGUNAAN MODEL
1. Mempermudah Pengertian
Suatu model pastilah lebih sederhana dari entitas yang diwakilinya dan entitas akan lebih mudah
dimengerti jika elemen-elemen dan hubungannya disajikan dalam bentuk yang telah
disederhanakan.
2. Mempermudah Komunikasi
Model dapat mengkomunikasikan informasi secara akurat kepada orang-orang yang telah
mengerti makna dari berbagai bentuk, kata-kata, grafik, atau persamaan matematika entitas
tersebut.
3. Memperkirakan Masa Depan
Prediksi hanya bisa didapat dari model matematika yang ketelitiannya dalam menggambarkan
entitas membuatnya dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat disediakan oleh modelmodel
yang lain.
MODEL SISTEM UMUM
Merupakan suatu diagram grafik beserta narasi yang menggambarkan semua organisasi secara
umum,dengan menggunakan kerangka kerja sistem.
SISTEM FISIK
Merupakan sistem terbuka yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik,
dimana input datang dari lingkungan perusahaan , terjadi suatu transformasi dan akhirnya output
dikembalikan ke lingkungan yang sama.
1. Arus Material
Material input diterima dari pemasok bahan mentah dan komponen rakitan. Material ini lalu disimpan
sampai dibutuhkan dalam proses transformasi.
Material kemudian masuk dalam kegiatan manufaktur, setelah melalui proses transformasi material
yang sudah berubah menjadi barang jadi disimpan untuk kemudian menjadi output yang
disitribusikan ke pasar.
2. Arus Personil
Input personil berasal dari lingkungan, yang biasanya diproses oleh fungsi sumber daya manusia
kemudian ditugaskan ke berbagai area fungsional dimana mereka terlibat dalam proses
transformasi baik langsung maupun tak langsung.
3. Arus Mesin
Mesin-mesin diperoleh dari pemasok dan biasanya berada untuk jangka waktu lama. Mesin adalah
sumber daya yang terlibat secara langsung dalam berbagai bentuk, input, pemrosesan, dan output.
4. Arus Uang
Uang terutama diperoleh dari pemilik sebagai modal dan dari pembeli yang memberikan pendapatan
penjualan ataupun dari berbagai lembaga yang memberikan pinjaman dan juga pemerintah.
SISTEM KONSEPTUAL
Sebagian Sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian tidak. Pengendalian dicapai
dengan menggunakan lingkaran umpan balik (feedback), yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme-mekanisme pengendalian dan dari mekanisme pengendalian kembali ke sistem.
Mekanisme pengendalian adalah sejenis alat yang menggunakan sinyal-sinyal umpan balik untuk mengevaluasi kinerja sistem dan menentukan apakah tindakan perbaikan perlu dilakukan.
Sistem Lingkaran Terbuka Suatu sistem tanpa umpan balik ataupun mekanisme pengendalian. Tidak terdapat umpan balik dari sistem
untuk mempengaruhi perubahan-perubahan dalam sistem.
Sistem Lingkaran Tertutup Suatu sistem yang memiliki umpan balik dan mekanisme pengendalian. Sistem ini dapat mengendalikan output dengan membuat penyesuain pada input-nya.
Contoh dari mekanisme pengendalian adalah manajemen perusahaan.
Dimensi Informasi
• Relevansi ,informasi memiliki relevansi jika berkaitanlangsung dengan masalah yang dihadapi
• Akurasi, semakin tinggi persentasi ketelitian semakin baik.
• Ketepatan Waktu, informasi harus tersedia saat dibutuhkan agar situasi tetap terkendali atau
hilangnya kesempatan.
• Kelengkapan, Infrmasi yang menyajikan gambaran secara lengkap dari suatu masalah sangat
dibutuhkan.
CONTOH PENGGUNAAN MODEL SISTEM UMUM
Pasar Swalayan
Arus Material : barang – barang yang dijual.
Arus personil : manajer toko, pegawai gudang, kasir.
Sumber daya mesin : lemari pendingin, kotak peraga, rak-rak, dan komputer.
Arus uang : pemasukan terutama disediakan oleh pembeli dan pengeluaran kepada
pemasok , pegawai dan pemilik.
Proses transformasi : pembungkusan barang, mengatur barang di rak.
Elemen manajemen sistem konseptual : manajer toko dan asisten.
Pengolah informasi : komputer dan pembaca barcode serta kasir.
PENDEKATAN SISTEM
Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang
profesor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya tahun 1910,
ia mengidentifikasi tiga seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu
kontroversi secara memadai yaitu:
1. Mengenali kontroversi
2. Menimbang klaim alternatif
3. Membentuk penilaian
Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai
pendekatan sistem . Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang
memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif
dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.
�� TAHAP PEMECAHAN MASALAH
Dalam memecahkan masalah kita berpegangan pada tiga jenis usaha yang harus
dilakukan oleh manajer yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi /
pemecahan.
- Usaha persiapan, mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan
menyediakan orientasi sistem.
- Usaha definisi, mencakup mengidentifikasikan masalah untuk dipecahkan dan
kemudian memahaminya.
- Usaha solusi, mencakup mengidentifikasikan berbagai solusi alternatif,
mengevaluasinya, memilih salah satu yang tampaknya terbaik, menerapkan solusi itu dan
membuat tindak lanjutnya untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.
Pendahuluan
Di dalam model sisitem umum perusahaan & pendektan sistem ada beberapa hal yang perlu kita ketahui Terutama pengertian model yaitu penyederhanaan dari sesuatu yang mewakili sejumlah objek atau aktivitas yang di sebut entitas, model sendiri terbagi dari dianataranya adalah : model fisik, model neratif, model matematika, model grafik. Untuk pendekatan system kita perlu juga mengetahui cara pemacehan masalahnya.
MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN
MODEL
Model adalah penyederhanaan (abstraksi) dari sesuatu yang mewakili sejumlah objek atau
aktivitas, yang disebut entitas (entity).
Jenis- jenis model
1. Model Fisik
Model ini adalah penggambaran entitas dalam bentuk tiga dimensi atau bentuk nyata
Model ini biasanya berupa maket atau prototipe produk yang menggambarkan bagaimana hasil
akhir produk tersebut.
Model ini memiliki skala nilai paling kecil bagi para manajer dalam pemecahan masalah
manajemen.
2. Model Naratif
Model yang penggambaran entitasnya secara lisan atau tulisan deskriptif.
Model yang digunakan oleh manajer setiap hari. Salah satu bentuk model naratif yang populer
adalah komunikasi bisnis.
3. Model Grafik
Model yang penggambarannya entitasnya menggunakan sejumlah garis, simbol, atau bentuk
disebut model grafik.
Kebanyakan digunakan di dunia bisnis untuk mengkomunikasikan informasi, seperti grafik
keuangan perusahaan, kondisi pasar dan sebagainya.
Model grafik juga digunakan dalam rancangan sistem informasi. Banyak peralatan yg digunakan
oleh sistem analis dan programmer yang bersifat grafik, seperti bagan arus (flowchart ) dan
diagram arus data (data flow diagram).
4. Model Matematika
Keunggulan dari model ini adalah ketelititannya dalam menjelaskan hubungan antara berbagai
bagian dari suatu objek dengan persamaan matematika.
Model matematika dapat menangani hubungan-hubungan yang berdimensi lebih banyak daripada
model grafik yang dua dimensi ataupun model fisik yang tiga dimensi, hal ini disebabkan oleh sifat
model matematika yang multidimensional
Model inipun mempunyai kemampuan prediksi
Kelebihan :
Model ini tidak mengenal geografis (siapa saja yang mengerti simbol matematis tentu
dapat mengerti model tsb)
Ketepatan hubungan diantara bagian dari suatu obyek dapat dideskripsikan
Contoh : BEP = TFC / P - C
KEGUNAAN MODEL
1. Mempermudah Pengertian
Suatu model pastilah lebih sederhana dari entitas yang diwakilinya dan entitas akan lebih mudah
dimengerti jika elemen-elemen dan hubungannya disajikan dalam bentuk yang telah
disederhanakan.
2. Mempermudah Komunikasi
Model dapat mengkomunikasikan informasi secara akurat kepada orang-orang yang telah
mengerti makna dari berbagai bentuk, kata-kata, grafik, atau persamaan matematika entitas
tersebut.
3. Memperkirakan Masa Depan
Prediksi hanya bisa didapat dari model matematika yang ketelitiannya dalam menggambarkan
entitas membuatnya dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat disediakan oleh modelmodel
yang lain.
MODEL SISTEM UMUM
Merupakan suatu diagram grafik beserta narasi yang menggambarkan semua organisasi secara
umum,dengan menggunakan kerangka kerja sistem.
SISTEM FISIK
Merupakan sistem terbuka yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik,
dimana input datang dari lingkungan perusahaan , terjadi suatu transformasi dan akhirnya output
dikembalikan ke lingkungan yang sama.
1. Arus Material
Material input diterima dari pemasok bahan mentah dan komponen rakitan. Material ini lalu disimpan
sampai dibutuhkan dalam proses transformasi.
Material kemudian masuk dalam kegiatan manufaktur, setelah melalui proses transformasi material
yang sudah berubah menjadi barang jadi disimpan untuk kemudian menjadi output yang
disitribusikan ke pasar.
2. Arus Personil
Input personil berasal dari lingkungan, yang biasanya diproses oleh fungsi sumber daya manusia
kemudian ditugaskan ke berbagai area fungsional dimana mereka terlibat dalam proses
transformasi baik langsung maupun tak langsung.
3. Arus Mesin
Mesin-mesin diperoleh dari pemasok dan biasanya berada untuk jangka waktu lama. Mesin adalah
sumber daya yang terlibat secara langsung dalam berbagai bentuk, input, pemrosesan, dan output.
4. Arus Uang
Uang terutama diperoleh dari pemilik sebagai modal dan dari pembeli yang memberikan pendapatan
penjualan ataupun dari berbagai lembaga yang memberikan pinjaman dan juga pemerintah.
SISTEM KONSEPTUAL
Sebagian Sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian tidak. Pengendalian dicapai
dengan menggunakan lingkaran umpan balik (feedback), yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme-mekanisme pengendalian dan dari mekanisme pengendalian kembali ke sistem.
Mekanisme pengendalian adalah sejenis alat yang menggunakan sinyal-sinyal umpan balik untuk mengevaluasi kinerja sistem dan menentukan apakah tindakan perbaikan perlu dilakukan.
Sistem Lingkaran Terbuka Suatu sistem tanpa umpan balik ataupun mekanisme pengendalian. Tidak terdapat umpan balik dari sistem
untuk mempengaruhi perubahan-perubahan dalam sistem.
Sistem Lingkaran Tertutup Suatu sistem yang memiliki umpan balik dan mekanisme pengendalian. Sistem ini dapat mengendalikan output dengan membuat penyesuain pada input-nya.
Contoh dari mekanisme pengendalian adalah manajemen perusahaan.
Dimensi Informasi
• Relevansi ,informasi memiliki relevansi jika berkaitanlangsung dengan masalah yang dihadapi
• Akurasi, semakin tinggi persentasi ketelitian semakin baik.
• Ketepatan Waktu, informasi harus tersedia saat dibutuhkan agar situasi tetap terkendali atau
hilangnya kesempatan.
• Kelengkapan, Infrmasi yang menyajikan gambaran secara lengkap dari suatu masalah sangat
dibutuhkan.
CONTOH PENGGUNAAN MODEL SISTEM UMUM
Pasar Swalayan
Arus Material : barang – barang yang dijual.
Arus personil : manajer toko, pegawai gudang, kasir.
Sumber daya mesin : lemari pendingin, kotak peraga, rak-rak, dan komputer.
Arus uang : pemasukan terutama disediakan oleh pembeli dan pengeluaran kepada
pemasok , pegawai dan pemilik.
Proses transformasi : pembungkusan barang, mengatur barang di rak.
Elemen manajemen sistem konseptual : manajer toko dan asisten.
Pengolah informasi : komputer dan pembaca barcode serta kasir.
PENDEKATAN SISTEM
Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang
profesor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya tahun 1910,
ia mengidentifikasi tiga seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu
kontroversi secara memadai yaitu:
1. Mengenali kontroversi
2. Menimbang klaim alternatif
3. Membentuk penilaian
Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai
pendekatan sistem . Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang
memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif
dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.
�� TAHAP PEMECAHAN MASALAH
Dalam memecahkan masalah kita berpegangan pada tiga jenis usaha yang harus
dilakukan oleh manajer yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi /
pemecahan.
- Usaha persiapan, mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan
menyediakan orientasi sistem.
- Usaha definisi, mencakup mengidentifikasikan masalah untuk dipecahkan dan
kemudian memahaminya.
- Usaha solusi, mencakup mengidentifikasikan berbagai solusi alternatif,
mengevaluasinya, memilih salah satu yang tampaknya terbaik, menerapkan solusi itu dan
membuat tindak lanjutnya untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.
MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN & PENDEKATAN SISTEM
MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN & PENDEKATAN SISTEM
Pendahuluan
Di dalam model sisitem umum perusahaan & pendektan sistem ada beberapa hal yang perlu kita ketahui Terutama pengertian model yaitu penyederhanaan dari sesuatu yang mewakili sejumlah objek atau aktivitas yang di sebut entitas, model sendiri terbagi dari dianataranya adalah : model fisik, model neratif, model matematika, model grafik. Untuk pendekatan system kita perlu juga mengetahui cara pemacehan masalahnya.
MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN
MODEL
Model adalah penyederhanaan (abstraksi) dari sesuatu yang mewakili sejumlah objek atau
aktivitas, yang disebut entitas (entity).
Jenis- jenis model
1. Model Fisik
Model ini adalah penggambaran entitas dalam bentuk tiga dimensi atau bentuk nyata
Model ini biasanya berupa maket atau prototipe produk yang menggambarkan bagaimana hasil
akhir produk tersebut.
Model ini memiliki skala nilai paling kecil bagi para manajer dalam pemecahan masalah
manajemen.
2. Model Naratif
Model yang penggambaran entitasnya secara lisan atau tulisan deskriptif.
Model yang digunakan oleh manajer setiap hari. Salah satu bentuk model naratif yang populer
adalah komunikasi bisnis.
3. Model Grafik
Model yang penggambarannya entitasnya menggunakan sejumlah garis, simbol, atau bentuk
disebut model grafik.
Kebanyakan digunakan di dunia bisnis untuk mengkomunikasikan informasi, seperti grafik
keuangan perusahaan, kondisi pasar dan sebagainya.
Model grafik juga digunakan dalam rancangan sistem informasi. Banyak peralatan yg digunakan
oleh sistem analis dan programmer yang bersifat grafik, seperti bagan arus (flowchart ) dan
diagram arus data (data flow diagram).
4. Model Matematika
Keunggulan dari model ini adalah ketelititannya dalam menjelaskan hubungan antara berbagai
bagian dari suatu objek dengan persamaan matematika.
Model matematika dapat menangani hubungan-hubungan yang berdimensi lebih banyak daripada
model grafik yang dua dimensi ataupun model fisik yang tiga dimensi, hal ini disebabkan oleh sifat
model matematika yang multidimensional
Model inipun mempunyai kemampuan prediksi
Kelebihan :
Model ini tidak mengenal geografis (siapa saja yang mengerti simbol matematis tentu
dapat mengerti model tsb)
Ketepatan hubungan diantara bagian dari suatu obyek dapat dideskripsikan
Contoh : BEP = TFC / P - C
KEGUNAAN MODEL
1. Mempermudah Pengertian
Suatu model pastilah lebih sederhana dari entitas yang diwakilinya dan entitas akan lebih mudah
dimengerti jika elemen-elemen dan hubungannya disajikan dalam bentuk yang telah
disederhanakan.
2. Mempermudah Komunikasi
Model dapat mengkomunikasikan informasi secara akurat kepada orang-orang yang telah
mengerti makna dari berbagai bentuk, kata-kata, grafik, atau persamaan matematika entitas
tersebut.
3. Memperkirakan Masa Depan
Prediksi hanya bisa didapat dari model matematika yang ketelitiannya dalam menggambarkan
entitas membuatnya dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat disediakan oleh modelmodel
yang lain.
MODEL SISTEM UMUM
Merupakan suatu diagram grafik beserta narasi yang menggambarkan semua organisasi secara
umum,dengan menggunakan kerangka kerja sistem.
SISTEM FISIK
Merupakan sistem terbuka yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik,
dimana input datang dari lingkungan perusahaan , terjadi suatu transformasi dan akhirnya output
dikembalikan ke lingkungan yang sama.
1. Arus Material
Material input diterima dari pemasok bahan mentah dan komponen rakitan. Material ini lalu disimpan
sampai dibutuhkan dalam proses transformasi.
Material kemudian masuk dalam kegiatan manufaktur, setelah melalui proses transformasi material
yang sudah berubah menjadi barang jadi disimpan untuk kemudian menjadi output yang
disitribusikan ke pasar.
2. Arus Personil
Input personil berasal dari lingkungan, yang biasanya diproses oleh fungsi sumber daya manusia
kemudian ditugaskan ke berbagai area fungsional dimana mereka terlibat dalam proses
transformasi baik langsung maupun tak langsung.
3. Arus Mesin
Mesin-mesin diperoleh dari pemasok dan biasanya berada untuk jangka waktu lama. Mesin adalah
sumber daya yang terlibat secara langsung dalam berbagai bentuk, input, pemrosesan, dan output.
4. Arus Uang
Uang terutama diperoleh dari pemilik sebagai modal dan dari pembeli yang memberikan pendapatan
penjualan ataupun dari berbagai lembaga yang memberikan pinjaman dan juga pemerintah.
SISTEM KONSEPTUAL
Sebagian Sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian tidak. Pengendalian dicapai
dengan menggunakan lingkaran umpan balik (feedback), yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme-mekanisme pengendalian dan dari mekanisme pengendalian kembali ke sistem.
Mekanisme pengendalian adalah sejenis alat yang menggunakan sinyal-sinyal umpan balik untuk mengevaluasi kinerja sistem dan menentukan apakah tindakan perbaikan perlu dilakukan.
Sistem Lingkaran Terbuka Suatu sistem tanpa umpan balik ataupun mekanisme pengendalian. Tidak terdapat umpan balik dari sistem
untuk mempengaruhi perubahan-perubahan dalam sistem.
Sistem Lingkaran Tertutup Suatu sistem yang memiliki umpan balik dan mekanisme pengendalian. Sistem ini dapat mengendalikan output dengan membuat penyesuain pada input-nya.
Contoh dari mekanisme pengendalian adalah manajemen perusahaan.
Dimensi Informasi
• Relevansi ,informasi memiliki relevansi jika berkaitanlangsung dengan masalah yang dihadapi
• Akurasi, semakin tinggi persentasi ketelitian semakin baik.
• Ketepatan Waktu, informasi harus tersedia saat dibutuhkan agar situasi tetap terkendali atau
hilangnya kesempatan.
• Kelengkapan, Infrmasi yang menyajikan gambaran secara lengkap dari suatu masalah sangat
dibutuhkan.
CONTOH PENGGUNAAN MODEL SISTEM UMUM
Pasar Swalayan
Arus Material : barang – barang yang dijual.
Arus personil : manajer toko, pegawai gudang, kasir.
Sumber daya mesin : lemari pendingin, kotak peraga, rak-rak, dan komputer.
Arus uang : pemasukan terutama disediakan oleh pembeli dan pengeluaran kepada
pemasok , pegawai dan pemilik.
Proses transformasi : pembungkusan barang, mengatur barang di rak.
Elemen manajemen sistem konseptual : manajer toko dan asisten.
Pengolah informasi : komputer dan pembaca barcode serta kasir.
PENDEKATAN SISTEM
Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang
profesor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya tahun 1910,
ia mengidentifikasi tiga seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu
kontroversi secara memadai yaitu:
1. Mengenali kontroversi
2. Menimbang klaim alternatif
3. Membentuk penilaian
Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai
pendekatan sistem . Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang
memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif
dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.
�� TAHAP PEMECAHAN MASALAH
Dalam memecahkan masalah kita berpegangan pada tiga jenis usaha yang harus
dilakukan oleh manajer yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi /
pemecahan.
- Usaha persiapan, mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan
menyediakan orientasi sistem.
- Usaha definisi, mencakup mengidentifikasikan masalah untuk dipecahkan dan
kemudian memahaminya.
- Usaha solusi, mencakup mengidentifikasikan berbagai solusi alternatif,
mengevaluasinya, memilih salah satu yang tampaknya terbaik, menerapkan solusi itu dan
membuat tindak lanjutnya untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.
Pendahuluan
Di dalam model sisitem umum perusahaan & pendektan sistem ada beberapa hal yang perlu kita ketahui Terutama pengertian model yaitu penyederhanaan dari sesuatu yang mewakili sejumlah objek atau aktivitas yang di sebut entitas, model sendiri terbagi dari dianataranya adalah : model fisik, model neratif, model matematika, model grafik. Untuk pendekatan system kita perlu juga mengetahui cara pemacehan masalahnya.
MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN
MODEL
Model adalah penyederhanaan (abstraksi) dari sesuatu yang mewakili sejumlah objek atau
aktivitas, yang disebut entitas (entity).
Jenis- jenis model
1. Model Fisik
Model ini adalah penggambaran entitas dalam bentuk tiga dimensi atau bentuk nyata
Model ini biasanya berupa maket atau prototipe produk yang menggambarkan bagaimana hasil
akhir produk tersebut.
Model ini memiliki skala nilai paling kecil bagi para manajer dalam pemecahan masalah
manajemen.
2. Model Naratif
Model yang penggambaran entitasnya secara lisan atau tulisan deskriptif.
Model yang digunakan oleh manajer setiap hari. Salah satu bentuk model naratif yang populer
adalah komunikasi bisnis.
3. Model Grafik
Model yang penggambarannya entitasnya menggunakan sejumlah garis, simbol, atau bentuk
disebut model grafik.
Kebanyakan digunakan di dunia bisnis untuk mengkomunikasikan informasi, seperti grafik
keuangan perusahaan, kondisi pasar dan sebagainya.
Model grafik juga digunakan dalam rancangan sistem informasi. Banyak peralatan yg digunakan
oleh sistem analis dan programmer yang bersifat grafik, seperti bagan arus (flowchart ) dan
diagram arus data (data flow diagram).
4. Model Matematika
Keunggulan dari model ini adalah ketelititannya dalam menjelaskan hubungan antara berbagai
bagian dari suatu objek dengan persamaan matematika.
Model matematika dapat menangani hubungan-hubungan yang berdimensi lebih banyak daripada
model grafik yang dua dimensi ataupun model fisik yang tiga dimensi, hal ini disebabkan oleh sifat
model matematika yang multidimensional
Model inipun mempunyai kemampuan prediksi
Kelebihan :
Model ini tidak mengenal geografis (siapa saja yang mengerti simbol matematis tentu
dapat mengerti model tsb)
Ketepatan hubungan diantara bagian dari suatu obyek dapat dideskripsikan
Contoh : BEP = TFC / P - C
KEGUNAAN MODEL
1. Mempermudah Pengertian
Suatu model pastilah lebih sederhana dari entitas yang diwakilinya dan entitas akan lebih mudah
dimengerti jika elemen-elemen dan hubungannya disajikan dalam bentuk yang telah
disederhanakan.
2. Mempermudah Komunikasi
Model dapat mengkomunikasikan informasi secara akurat kepada orang-orang yang telah
mengerti makna dari berbagai bentuk, kata-kata, grafik, atau persamaan matematika entitas
tersebut.
3. Memperkirakan Masa Depan
Prediksi hanya bisa didapat dari model matematika yang ketelitiannya dalam menggambarkan
entitas membuatnya dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat disediakan oleh modelmodel
yang lain.
MODEL SISTEM UMUM
Merupakan suatu diagram grafik beserta narasi yang menggambarkan semua organisasi secara
umum,dengan menggunakan kerangka kerja sistem.
SISTEM FISIK
Merupakan sistem terbuka yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik,
dimana input datang dari lingkungan perusahaan , terjadi suatu transformasi dan akhirnya output
dikembalikan ke lingkungan yang sama.
1. Arus Material
Material input diterima dari pemasok bahan mentah dan komponen rakitan. Material ini lalu disimpan
sampai dibutuhkan dalam proses transformasi.
Material kemudian masuk dalam kegiatan manufaktur, setelah melalui proses transformasi material
yang sudah berubah menjadi barang jadi disimpan untuk kemudian menjadi output yang
disitribusikan ke pasar.
2. Arus Personil
Input personil berasal dari lingkungan, yang biasanya diproses oleh fungsi sumber daya manusia
kemudian ditugaskan ke berbagai area fungsional dimana mereka terlibat dalam proses
transformasi baik langsung maupun tak langsung.
3. Arus Mesin
Mesin-mesin diperoleh dari pemasok dan biasanya berada untuk jangka waktu lama. Mesin adalah
sumber daya yang terlibat secara langsung dalam berbagai bentuk, input, pemrosesan, dan output.
4. Arus Uang
Uang terutama diperoleh dari pemilik sebagai modal dan dari pembeli yang memberikan pendapatan
penjualan ataupun dari berbagai lembaga yang memberikan pinjaman dan juga pemerintah.
SISTEM KONSEPTUAL
Sebagian Sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian tidak. Pengendalian dicapai
dengan menggunakan lingkaran umpan balik (feedback), yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme-mekanisme pengendalian dan dari mekanisme pengendalian kembali ke sistem.
Mekanisme pengendalian adalah sejenis alat yang menggunakan sinyal-sinyal umpan balik untuk mengevaluasi kinerja sistem dan menentukan apakah tindakan perbaikan perlu dilakukan.
Sistem Lingkaran Terbuka Suatu sistem tanpa umpan balik ataupun mekanisme pengendalian. Tidak terdapat umpan balik dari sistem
untuk mempengaruhi perubahan-perubahan dalam sistem.
Sistem Lingkaran Tertutup Suatu sistem yang memiliki umpan balik dan mekanisme pengendalian. Sistem ini dapat mengendalikan output dengan membuat penyesuain pada input-nya.
Contoh dari mekanisme pengendalian adalah manajemen perusahaan.
Dimensi Informasi
• Relevansi ,informasi memiliki relevansi jika berkaitanlangsung dengan masalah yang dihadapi
• Akurasi, semakin tinggi persentasi ketelitian semakin baik.
• Ketepatan Waktu, informasi harus tersedia saat dibutuhkan agar situasi tetap terkendali atau
hilangnya kesempatan.
• Kelengkapan, Infrmasi yang menyajikan gambaran secara lengkap dari suatu masalah sangat
dibutuhkan.
CONTOH PENGGUNAAN MODEL SISTEM UMUM
Pasar Swalayan
Arus Material : barang – barang yang dijual.
Arus personil : manajer toko, pegawai gudang, kasir.
Sumber daya mesin : lemari pendingin, kotak peraga, rak-rak, dan komputer.
Arus uang : pemasukan terutama disediakan oleh pembeli dan pengeluaran kepada
pemasok , pegawai dan pemilik.
Proses transformasi : pembungkusan barang, mengatur barang di rak.
Elemen manajemen sistem konseptual : manajer toko dan asisten.
Pengolah informasi : komputer dan pembaca barcode serta kasir.
PENDEKATAN SISTEM
Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang
profesor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya tahun 1910,
ia mengidentifikasi tiga seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu
kontroversi secara memadai yaitu:
1. Mengenali kontroversi
2. Menimbang klaim alternatif
3. Membentuk penilaian
Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai
pendekatan sistem . Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang
memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif
dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.
�� TAHAP PEMECAHAN MASALAH
Dalam memecahkan masalah kita berpegangan pada tiga jenis usaha yang harus
dilakukan oleh manajer yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi /
pemecahan.
- Usaha persiapan, mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan
menyediakan orientasi sistem.
- Usaha definisi, mencakup mengidentifikasikan masalah untuk dipecahkan dan
kemudian memahaminya.
- Usaha solusi, mencakup mengidentifikasikan berbagai solusi alternatif,
mengevaluasinya, memilih salah satu yang tampaknya terbaik, menerapkan solusi itu dan
membuat tindak lanjutnya untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.
Selasa, 18 Mei 2010
Tiga Faktor Kamu Salah Pilih Jurusan
KOMPAS.com — Ternyata, masih banyak siswa-siswi yang baru saja menyelesaikan ujian nasional dan berencana melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi cenderung memilih program studi hanya berdasarkan tren, teman dekat, bahkan ada yang hanya menuruti keinginan orangtuanya untuk memilih sebuah program studi.
Berdasarkan pantauan Kompas.com melalui wawancara singkat dengan 10 pelajar di Jakarta, Kamis (29/4/2010), faktor yang menjadi penentu pemilihan program studi itu masih didominasi oleh tiga hal. Pertama, pemilihan menurut referensi orangtua. Kedua, pilihan didasarkan pada tren terkini, baik itu perguruan tinggi ternama maupun program studi yang memang sedang banyak dibutuhkan.
Sementara itu, faktor ketiga adalah faktor teman. Pemilihan ini hanya berdasarkan keinginan untuk tetap dekat dengan teman-teman karib atau sahabat yang memilih perguruan tinggi atau program studi tertentu.
"Saya pun mengakui, memang, tidak banyak yang benar-benar memilih perguruan tinggi sesuai bakat dan minatnya. Sampai saat ini pun kita belum menjadikan tes bakat dan minat sebagai langkah awal memilih perguruan tinggi, padahal itu sangat penting karena kebutuhan di dunia kerja akan selalu berubah," tutur Sudino Lim, CEO Inti College Indonesia, Kamis (29/4/2010) di Jakarta.
Menurut data survei tenaga kerja nasional yang dikeluarkan oleh Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) tahun 2009 lalu, tingginya jumlah pengangguran di Indonesia saat ini sangat mengkhawatirkan. Data tersebut mengungkapkan, dari 21,2 juta orang Indonesia yang masuk dalam angkatan kerja, sebanyak 4,1 juta atau sekitar 22,2 persen adalah pengangguran.
Yang lebih mengkhawatirkan lagi, tingkat pengangguran terbuka itu didominasi oleh lulusan diploma dan universitas dengan kisaran angka di atas 2 juta orang. Merekalah yang kerap disebut dengan "pengangguran akademik" akibat "salah" memilih jurusan.
"Rata-rata anak-anak di luar negeri itu sudah lebih mandiri. Pengetahuan mereka dan kebutuhan mereka akan literasi mencari jurusan lebih terbuka. Seminar-seminar karier yang penting di sini kurang betul diikuti dan justru sering dilupakan orangtua siswa," ujar Lim.
Berdasarkan pantauan Kompas.com melalui wawancara singkat dengan 10 pelajar di Jakarta, Kamis (29/4/2010), faktor yang menjadi penentu pemilihan program studi itu masih didominasi oleh tiga hal. Pertama, pemilihan menurut referensi orangtua. Kedua, pilihan didasarkan pada tren terkini, baik itu perguruan tinggi ternama maupun program studi yang memang sedang banyak dibutuhkan.
Sementara itu, faktor ketiga adalah faktor teman. Pemilihan ini hanya berdasarkan keinginan untuk tetap dekat dengan teman-teman karib atau sahabat yang memilih perguruan tinggi atau program studi tertentu.
"Saya pun mengakui, memang, tidak banyak yang benar-benar memilih perguruan tinggi sesuai bakat dan minatnya. Sampai saat ini pun kita belum menjadikan tes bakat dan minat sebagai langkah awal memilih perguruan tinggi, padahal itu sangat penting karena kebutuhan di dunia kerja akan selalu berubah," tutur Sudino Lim, CEO Inti College Indonesia, Kamis (29/4/2010) di Jakarta.
Menurut data survei tenaga kerja nasional yang dikeluarkan oleh Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) tahun 2009 lalu, tingginya jumlah pengangguran di Indonesia saat ini sangat mengkhawatirkan. Data tersebut mengungkapkan, dari 21,2 juta orang Indonesia yang masuk dalam angkatan kerja, sebanyak 4,1 juta atau sekitar 22,2 persen adalah pengangguran.
Yang lebih mengkhawatirkan lagi, tingkat pengangguran terbuka itu didominasi oleh lulusan diploma dan universitas dengan kisaran angka di atas 2 juta orang. Merekalah yang kerap disebut dengan "pengangguran akademik" akibat "salah" memilih jurusan.
"Rata-rata anak-anak di luar negeri itu sudah lebih mandiri. Pengetahuan mereka dan kebutuhan mereka akan literasi mencari jurusan lebih terbuka. Seminar-seminar karier yang penting di sini kurang betul diikuti dan justru sering dilupakan orangtua siswa," ujar Lim.
Kapan Seharusnya Tes Minat dan Bakat?
JAKARTA, KOMPAS.com - Tes bakat dan minat siswa sebelum memilih jurusan penting dilakukan jika siswa tidak mengetahui potensi yang dimilikinya dan akan diarahkan ke mana kelak masa depannya.
Ketika si anak belum tahu apa yang diinginkan, hobinya apa, minatnya apa, bahkan cita-citanya, tes minat dan bakat itu penting untuk dia.
-- Roslina Verauli
"Apalagi sekarang ini jurusan atau bidang studi di perkuliahan semakin luas sesuai tuntutan zaman dan cenderung menawarkan keahlian yang bukan saja teori melainkan juga praktis. Maka, ketika si anak belum tahu apa yang dia inginkan, hobinya sebetulnya apa, minatnya apa, bahkan cita-citanya, tes minat dan bakat itu penting untuk dia," ujar psikolog anak dari Universitas Indonesia (UI), Roslina Verauli, kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (3/6/2010).
Tes minat dan bakat selama ini, ujar Roslina, cenderung mengarah pada tes kecerdasan akademis, yang mengarahkan anak pada pilihan kemampuan akademiknya. Sementara itu, lanjut dia, bidang-bidang studi atau jurusan yang ada sekarang semakin banyak dan berkembang.
"Tes bakat itu akan melihat kemampuan atau potensi kecerdasan umum si anak, berupa kemampuan berpikir logis atau nalar, itu semua akan terukur. Nah, nanti, dari kemampuan penalaran itu bisa diukur lagi, apakah kemampuan nalar si anak itu lebih mengarah ke visual atau abstrak, apakah kelebihannya pada kemampuan matematika atau sosial?" ujar Roslina.
Roslina menambahkan, dari tes minat-bakat itu kemudian juga bisa terukur kemampuan-kemampuan khusus si anak. Semisal, kata dia, ternyata si anak memiliki kelebihan khusus di bidang-bidang yang bersifat administratif atau sebaliknya yang membutuhkan kreatifitas tinggi.
"Nanti akan muncul gambaran profil si anak yang bisa disesuaikan dengan kepribadiannya dan kemudian akan digabungkan kedua-duanya, semisal apakah si anak berkepribadian introvert atau extrovert, apakah si anak lebih suka bekerja sendiri atau lebih senang bekerja dengan orang lain, si anak cenderung menyukai rutinitas atau fleksibilitas. Dari penggabungan-pengabungan potensi umum dan khusus itulah bisa diperkirakan peminatan anak ini akan ke mana," ujar Roslina.
Intinya, ujar dia, setiap orang adalah the right person yang punya potensi unik masing-masing. Hanya, ada yang kemudian menjadi sukses atau tidak sukses.
"Semua keputusan akhirnya akan dikembalikan pada si anak. Sukses itu karena kebetulan dalam perkembangannya si anak berada dalam kondisi yang disebut dengan the right place," ujar Roslina.
Roslina menambahkan, sebetulnya bukan di Indonesia saja ada anggapan bahwa anak merupakan "perpanjangan" dari keberhasilan orang tuanya. Banyak orang tua di luar negeri pun berharap, bahwa kelak, ambisi-ambisi mereka yang belum tercapai bisa terealisasi lewat si anak.
"Untuk itu perlu dipastikan, bahwa si anak bisa mendapatkan the right place. Yaitu tempat di mana si anak dapat berkembang potensinya sesuai bakat dan minatnya. Perlu dicamkan para orang tua, bahwa kecerdasan minat atau bakat belum tentu sama antara mereka dan anaknya, maka, jika dipaksakan, hasilnya bisa ditebak sendiri," timpal Roslina.
Ketika si anak belum tahu apa yang diinginkan, hobinya apa, minatnya apa, bahkan cita-citanya, tes minat dan bakat itu penting untuk dia.
-- Roslina Verauli
"Apalagi sekarang ini jurusan atau bidang studi di perkuliahan semakin luas sesuai tuntutan zaman dan cenderung menawarkan keahlian yang bukan saja teori melainkan juga praktis. Maka, ketika si anak belum tahu apa yang dia inginkan, hobinya sebetulnya apa, minatnya apa, bahkan cita-citanya, tes minat dan bakat itu penting untuk dia," ujar psikolog anak dari Universitas Indonesia (UI), Roslina Verauli, kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (3/6/2010).
Tes minat dan bakat selama ini, ujar Roslina, cenderung mengarah pada tes kecerdasan akademis, yang mengarahkan anak pada pilihan kemampuan akademiknya. Sementara itu, lanjut dia, bidang-bidang studi atau jurusan yang ada sekarang semakin banyak dan berkembang.
"Tes bakat itu akan melihat kemampuan atau potensi kecerdasan umum si anak, berupa kemampuan berpikir logis atau nalar, itu semua akan terukur. Nah, nanti, dari kemampuan penalaran itu bisa diukur lagi, apakah kemampuan nalar si anak itu lebih mengarah ke visual atau abstrak, apakah kelebihannya pada kemampuan matematika atau sosial?" ujar Roslina.
Roslina menambahkan, dari tes minat-bakat itu kemudian juga bisa terukur kemampuan-kemampuan khusus si anak. Semisal, kata dia, ternyata si anak memiliki kelebihan khusus di bidang-bidang yang bersifat administratif atau sebaliknya yang membutuhkan kreatifitas tinggi.
"Nanti akan muncul gambaran profil si anak yang bisa disesuaikan dengan kepribadiannya dan kemudian akan digabungkan kedua-duanya, semisal apakah si anak berkepribadian introvert atau extrovert, apakah si anak lebih suka bekerja sendiri atau lebih senang bekerja dengan orang lain, si anak cenderung menyukai rutinitas atau fleksibilitas. Dari penggabungan-pengabungan potensi umum dan khusus itulah bisa diperkirakan peminatan anak ini akan ke mana," ujar Roslina.
Intinya, ujar dia, setiap orang adalah the right person yang punya potensi unik masing-masing. Hanya, ada yang kemudian menjadi sukses atau tidak sukses.
"Semua keputusan akhirnya akan dikembalikan pada si anak. Sukses itu karena kebetulan dalam perkembangannya si anak berada dalam kondisi yang disebut dengan the right place," ujar Roslina.
Roslina menambahkan, sebetulnya bukan di Indonesia saja ada anggapan bahwa anak merupakan "perpanjangan" dari keberhasilan orang tuanya. Banyak orang tua di luar negeri pun berharap, bahwa kelak, ambisi-ambisi mereka yang belum tercapai bisa terealisasi lewat si anak.
"Untuk itu perlu dipastikan, bahwa si anak bisa mendapatkan the right place. Yaitu tempat di mana si anak dapat berkembang potensinya sesuai bakat dan minatnya. Perlu dicamkan para orang tua, bahwa kecerdasan minat atau bakat belum tentu sama antara mereka dan anaknya, maka, jika dipaksakan, hasilnya bisa ditebak sendiri," timpal Roslina.
Ragam Gula di Sekitar Kita
Ada banyak jenis gula yang bisa jadi penambah rasa manis. Berikut beberapa di antaranya:
- Gula pasir atau gula putih
Bisa diperoleh dari tebu atau bit. Gula pasir hanya mengandung satu jenis gula, yaitu sukrosa, yang merupakan gula kristal. Gula pasir adalah bahan baku pembuatan permen, selai, dan jeli. Ketiganya disebut makanan berkadar sukrosa tinggi.
- Gula merah
Dibuat dari pemekatan nira bunga kelapa, aren, atau siwalan. Kandungan gula merah adalah sukrosa 50 persen, glukosa, dan fruktosa.
- Gula alkohol
Disebut demikian karena dalam struktur kimianya mengandung banyak gugus hidroksi (-OH). Gula alkohol juga merupakan bahan pembuat permen. Umumnya nilai kalori gula alkohol lebih rendah daripada gula pasri, tapi jika dikonsumsi terlalu berlebihan dapat menimbulkan efek laksatif atau sering buang air besar.
- Sorbitol dan manitol
Berasal dari glukosa dan manosa. Kemanisan sorbitol hanya 60 persen dari sukrosa, sedangkan manitol 50 persen. Sorbitol merupakan gula alami pada jagung, sehingga disebut gula jagung. Sifat gula jagung tidak tahan panas. Karena itu, kemanisannya akan berkurang saat digunakan untuk mengolah masakan di atas api.
- Aspartam
Kemanisannya 200 kali sukrosa, sehingga penggunaannya sedikit sekali. Aspartam terbuat dari dua jenis asam amino (protein), yaitu fenilalanin dan asam aspartat. Gula ini sebaiknya tidak digunakan pada suhu tinggi karena asam aminonya akan rusak.
- Sakarin
Merupakan pemanis nonnutrisi yang memiliki kemaniasn 300-400 kali sukrosa. Kemampuan sakarin untuk membentuk larutan pekat dan kemanisannya sangat tinggi, sehingga cenderung pahit.
- Siklamat
Pemanis buatan yang sering digunakan untuk membuat permen karet atau es krim. Menurut beberapa studi, khususnya sakarin dan siklamat merupakan senyawa yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker).
- Gula stevia
Diperoleh dari ekstrak daun Stevia rebaudiana dan merupakan pemanis tidak berkalori alami, sehingga aman dikonsumsi. Sayangnya, gula stevia meninggalkan rasa pahit, meski dapat berkurang dengan meningkatnya kemurnian.
- Madu
Ini adalah sirop alami yang berasal dari sari bunga dan diisap oleh lebah yang kemudian disimpan di sarangnya. Madu cukup menyehatkan dengan kandungan gizi cukup kompleks seperti karbohidrat, protein asam amino, vitamin, dan mineral, serta mudah diserap oleh sel-sel dan jaringan tubuh. Komposisi madu terdiri atas 34 persen glukosa, 41 persen fruktosa, 2,4 persen sukrosa, dan 18,3 persen air. Unsur gula madu yang utama adalah fruktosa.
- Gula buah
Buah-buahan yang manis mengandung fruktosa. Konsumsi berlebihan juga dapat meningkatkan kadar gula darah. (GHS/dee)
- Gula pasir atau gula putih
Bisa diperoleh dari tebu atau bit. Gula pasir hanya mengandung satu jenis gula, yaitu sukrosa, yang merupakan gula kristal. Gula pasir adalah bahan baku pembuatan permen, selai, dan jeli. Ketiganya disebut makanan berkadar sukrosa tinggi.
- Gula merah
Dibuat dari pemekatan nira bunga kelapa, aren, atau siwalan. Kandungan gula merah adalah sukrosa 50 persen, glukosa, dan fruktosa.
- Gula alkohol
Disebut demikian karena dalam struktur kimianya mengandung banyak gugus hidroksi (-OH). Gula alkohol juga merupakan bahan pembuat permen. Umumnya nilai kalori gula alkohol lebih rendah daripada gula pasri, tapi jika dikonsumsi terlalu berlebihan dapat menimbulkan efek laksatif atau sering buang air besar.
- Sorbitol dan manitol
Berasal dari glukosa dan manosa. Kemanisan sorbitol hanya 60 persen dari sukrosa, sedangkan manitol 50 persen. Sorbitol merupakan gula alami pada jagung, sehingga disebut gula jagung. Sifat gula jagung tidak tahan panas. Karena itu, kemanisannya akan berkurang saat digunakan untuk mengolah masakan di atas api.
- Aspartam
Kemanisannya 200 kali sukrosa, sehingga penggunaannya sedikit sekali. Aspartam terbuat dari dua jenis asam amino (protein), yaitu fenilalanin dan asam aspartat. Gula ini sebaiknya tidak digunakan pada suhu tinggi karena asam aminonya akan rusak.
- Sakarin
Merupakan pemanis nonnutrisi yang memiliki kemaniasn 300-400 kali sukrosa. Kemampuan sakarin untuk membentuk larutan pekat dan kemanisannya sangat tinggi, sehingga cenderung pahit.
- Siklamat
Pemanis buatan yang sering digunakan untuk membuat permen karet atau es krim. Menurut beberapa studi, khususnya sakarin dan siklamat merupakan senyawa yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker).
- Gula stevia
Diperoleh dari ekstrak daun Stevia rebaudiana dan merupakan pemanis tidak berkalori alami, sehingga aman dikonsumsi. Sayangnya, gula stevia meninggalkan rasa pahit, meski dapat berkurang dengan meningkatnya kemurnian.
- Madu
Ini adalah sirop alami yang berasal dari sari bunga dan diisap oleh lebah yang kemudian disimpan di sarangnya. Madu cukup menyehatkan dengan kandungan gizi cukup kompleks seperti karbohidrat, protein asam amino, vitamin, dan mineral, serta mudah diserap oleh sel-sel dan jaringan tubuh. Komposisi madu terdiri atas 34 persen glukosa, 41 persen fruktosa, 2,4 persen sukrosa, dan 18,3 persen air. Unsur gula madu yang utama adalah fruktosa.
- Gula buah
Buah-buahan yang manis mengandung fruktosa. Konsumsi berlebihan juga dapat meningkatkan kadar gula darah. (GHS/dee)
Kamis, 15 April 2010
Graph dalam struktur data
April 16, 2010
Struktur Data Graph
Struktur data yang berbentuk network/jaringan, hubungan antar elemen adalah many-to-many Keterhubungan dan jarak tidak langsung antara dua kota = data keterhubungan langsung dari kota-kota lainnya yang memperantarainya. Penerapan struktur data linear atau hirarkis pada masalah graph dapat dilakukan tetapi kurang efisien. Struktur data graph secara eksplisit menyatakan keterhubungan ini sehingga pencariannya langsung (straight forward) dilakukan pada strukturnya sendiri. 1.
Struktur Data Linear = keterhubungan sekuensial antara entitas data 2.
Struktur Data Tree = keterhubungan hirarkis 3.
Struktur Data Graph = keterhubungan tak terbatas antara entitas data. Contoh graph :
Informasi topologi jaringan dan keterhubungan antar
Graph terdiri dari himpunan verteks (node) dan himpunan sisi (edge, arc). Verteks menyatakan entitas-entitas data dan sisi menyatakan keterhubungan antara verteks. Notasi matematis graph G adalah :
G = (V, E)
Sebuah sisi antara verteks x dan y ditulis {x, y}. Subgraph : graph yang merupakan suatu subset (bagian) graph yang connected Graph H = (V1, E1) disebut subgraph dari graph G jika V1 adalah himpunan bagian dari V dan E1 himpunan bagian dari E.
Jenis Graph
a. Directed Graph (Digraph)
Jika sisi-sisi graph hanya berlaku satu arah. Misalnya : {x,y} yaitu arah x ke y, bukan dari y ke x; x disebut origin dan y disebut terminus. Secara notasi sisi digraph ditulis sebagai vektor (x, y).
Contoh Digraph G = {V, E} :
V = {A, B, C, D, E, F, G, H, I,J, K, L, M} E = {(A,B),(A,C), (A,D), (A,F), (B,C), (B,H), (C,E), (C,G), (C,H), (C,I), (D,E), (D,F), (D,G), (D,K), (D,L), (E,F), (G,I), (G,K), (H,I), (I,J), (I,M), (J,K), (J,M), (L,K), (L,M)}.
b. Graph Tak Berarah (Undirected Graph atau Undigraph)
Setiap sisi {x, y} berlaku pada kedua arah: baik x ke y maupun y ke x. Secara grafis sisi pada undigraph tidak memiliki mata panah dan secara notasional menggunakan kurung kurawal.
Contoh Undigraph G = {V, E}
V = {A, B, C, D, E, F, G, H, I,J, K, L, M} E = { {A,B},{A,C}, {A,D}, {A,F}, {B,C}, {B,H}, {C,E}, {C,G}, {C,H}, {C,I}, {D,E}, {D,F}, {D,G}, {D,K}, {D,L}, {E,F}, {G,I}, {G,K}, {H,I}, {I,J}, {I,M}, {J,K}, {J,M}, {L,K}, {L,M}}. Khusus graph, undigraph bisa sebagai digraph (panah di kedua ujung edge berlawanan) Struktur data linear maupun hirarkis adalah juga graph. Node-node pada struktur linear ataupun hirarkis adalah verteks-verteks dalam
ngertian graph dengan sisi-sisinya menyusun node-node tersebut secara linear atau hirarkis. Struktur data linear adalah juga tree dengan pencabangan pada setiap node hanya satu atau tidak ada. Linear 1-way linked list (digraph), linear 2-way linked list (undigraph).
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
Struktur Data Graph
Struktur data yang berbentuk network/jaringan, hubungan antar elemen adalah many-to-many Keterhubungan dan jarak tidak langsung antara dua kota = data keterhubungan langsung dari kota-kota lainnya yang memperantarainya. Penerapan struktur data linear atau hirarkis pada masalah graph dapat dilakukan tetapi kurang efisien. Struktur data graph secara eksplisit menyatakan keterhubungan ini sehingga pencariannya langsung (straight forward) dilakukan pada strukturnya sendiri. 1.
Struktur Data Linear = keterhubungan sekuensial antara entitas data 2.
Struktur Data Tree = keterhubungan hirarkis 3.
Struktur Data Graph = keterhubungan tak terbatas antara entitas data. Contoh graph :
Informasi topologi jaringan dan keterhubungan antar
Graph terdiri dari himpunan verteks (node) dan himpunan sisi (edge, arc). Verteks menyatakan entitas-entitas data dan sisi menyatakan keterhubungan antara verteks. Notasi matematis graph G adalah :
G = (V, E)
Sebuah sisi antara verteks x dan y ditulis {x, y}. Subgraph : graph yang merupakan suatu subset (bagian) graph yang connected Graph H = (V1, E1) disebut subgraph dari graph G jika V1 adalah himpunan bagian dari V dan E1 himpunan bagian dari E.
Jenis Graph
a. Directed Graph (Digraph)
Jika sisi-sisi graph hanya berlaku satu arah. Misalnya : {x,y} yaitu arah x ke y, bukan dari y ke x; x disebut origin dan y disebut terminus. Secara notasi sisi digraph ditulis sebagai vektor (x, y).
Contoh Digraph G = {V, E} :
V = {A, B, C, D, E, F, G, H, I,J, K, L, M} E = {(A,B),(A,C), (A,D), (A,F), (B,C), (B,H), (C,E), (C,G), (C,H), (C,I), (D,E), (D,F), (D,G), (D,K), (D,L), (E,F), (G,I), (G,K), (H,I), (I,J), (I,M), (J,K), (J,M), (L,K), (L,M)}.
b. Graph Tak Berarah (Undirected Graph atau Undigraph)
Setiap sisi {x, y} berlaku pada kedua arah: baik x ke y maupun y ke x. Secara grafis sisi pada undigraph tidak memiliki mata panah dan secara notasional menggunakan kurung kurawal.
Contoh Undigraph G = {V, E}
V = {A, B, C, D, E, F, G, H, I,J, K, L, M} E = { {A,B},{A,C}, {A,D}, {A,F}, {B,C}, {B,H}, {C,E}, {C,G}, {C,H}, {C,I}, {D,E}, {D,F}, {D,G}, {D,K}, {D,L}, {E,F}, {G,I}, {G,K}, {H,I}, {I,J}, {I,M}, {J,K}, {J,M}, {L,K}, {L,M}}. Khusus graph, undigraph bisa sebagai digraph (panah di kedua ujung edge berlawanan) Struktur data linear maupun hirarkis adalah juga graph. Node-node pada struktur linear ataupun hirarkis adalah verteks-verteks dalam
ngertian graph dengan sisi-sisinya menyusun node-node tersebut secara linear atau hirarkis. Struktur data linear adalah juga tree dengan pencabangan pada setiap node hanya satu atau tidak ada. Linear 1-way linked list (digraph), linear 2-way linked list (undigraph).
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
Kembangkan kecerdasan spiritual anda
Kriteria ibadah puasa Ramadan yang berkualitas adalah yang puasanya dilandasi keimananan dan kesadaran.Pengamalnya dapatlah digolongkan sebagai orang yang mempunyai kecerdasan spiritual (spiritual intellgence) yang tinggi.
Spirirtual intellgence merupakan temuan riset terbaru dibidang kecerdasan, melengkapi temuan-temuan sebelumnya, yakni kecerdasan intelektual (intellgence quotient/IQ dan kecerdasan emosial ( emotional intellgence/EQ).
Publikasi hasil penelitian yang dilakukan oleh Daniel Goleman (seorang psikolog) menggambarkan bahwa, kecerdasan emosial yaitu kesadaran dan kemampuan untuk menangani perasaan (emosi) ternyata lebih menentukan keberhasilan dan kebahagian seseorang daripada kecerdasan intelektual.
Dalam perkembangannya, temuan jenis “Q” ketiga, yakni kecerdasan spiritual (SQ) yang sering disebut Danah Zohar dan Ian Marshall ( ahli psikologi ) sebagai puncak kecerdasan ( ultimate intellgence). Jika IQ berdasarkan nalar, rasio intelektual, sementara EQ pada emosi maka SQ disandarkan pada jiwa-hati.
Kecerdasan spiritual (SQ) hanya berada pada prototipe manusia yang bersih secara spiritual, dilandasi jiwa yang damai dan tenang (annafsul-muthmainnah)yang bisa menjalin kontak spiritual dengan Rab (Tuhan)-nya.Dengan annafsul-muthmainnah,maka sifat kikir dan tamak berubah menjadi sifat rela berkorban.
Sifat tidak jujur,maksiat dan korup berubah menjadi sifat wajar dan penuh pengabdian.
Sifat pemarah, rihati mementingkan diri sendiri berganti menjadi sifat sabar, kasih sayang, toleransi dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Sifat sombong berubah menjadi sifat berbudi luhur.
Apabila kesadaran spiritual telah mencapai taraf demikian maka nafsu suci seseorang akan mendapatkan panggilan Allah, seperti termaktub dalam Q.S. Al Fajr 8 (27,28,29,30). “Hai jiwa yang tenang, Kembalilah pada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah kedalam jamaah hamba-hamba-Ku dan masuklah kedalam surga-Ku”
An Nafsul-Muthmainnah yang telah dapat mengalahkan nafsul-ammarah, seperti dalam Q.S Yusuf 12 (53) dan nafsul-lawwamah Q.S.Al Qiyamah 75 (2) berarti jiwa yang tenang menerima segala kabar gembira (basyiran) ataupun kabar yang menakutkan (nadziran) yang telah mencapai makrifat dapat melaksanakan perintah ibadah puasa sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW. Manshaama romadhoona imanan waktisaban ghufiralahu mataqaddama mindambihi.
Spirirtual intellgence merupakan temuan riset terbaru dibidang kecerdasan, melengkapi temuan-temuan sebelumnya, yakni kecerdasan intelektual (intellgence quotient/IQ dan kecerdasan emosial ( emotional intellgence/EQ).
Publikasi hasil penelitian yang dilakukan oleh Daniel Goleman (seorang psikolog) menggambarkan bahwa, kecerdasan emosial yaitu kesadaran dan kemampuan untuk menangani perasaan (emosi) ternyata lebih menentukan keberhasilan dan kebahagian seseorang daripada kecerdasan intelektual.
Dalam perkembangannya, temuan jenis “Q” ketiga, yakni kecerdasan spiritual (SQ) yang sering disebut Danah Zohar dan Ian Marshall ( ahli psikologi ) sebagai puncak kecerdasan ( ultimate intellgence). Jika IQ berdasarkan nalar, rasio intelektual, sementara EQ pada emosi maka SQ disandarkan pada jiwa-hati.
Kecerdasan spiritual (SQ) hanya berada pada prototipe manusia yang bersih secara spiritual, dilandasi jiwa yang damai dan tenang (annafsul-muthmainnah)yang bisa menjalin kontak spiritual dengan Rab (Tuhan)-nya.Dengan annafsul-muthmainnah,maka sifat kikir dan tamak berubah menjadi sifat rela berkorban.
Sifat tidak jujur,maksiat dan korup berubah menjadi sifat wajar dan penuh pengabdian.
Sifat pemarah, rihati mementingkan diri sendiri berganti menjadi sifat sabar, kasih sayang, toleransi dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Sifat sombong berubah menjadi sifat berbudi luhur.
Apabila kesadaran spiritual telah mencapai taraf demikian maka nafsu suci seseorang akan mendapatkan panggilan Allah, seperti termaktub dalam Q.S. Al Fajr 8 (27,28,29,30). “Hai jiwa yang tenang, Kembalilah pada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah kedalam jamaah hamba-hamba-Ku dan masuklah kedalam surga-Ku”
An Nafsul-Muthmainnah yang telah dapat mengalahkan nafsul-ammarah, seperti dalam Q.S Yusuf 12 (53) dan nafsul-lawwamah Q.S.Al Qiyamah 75 (2) berarti jiwa yang tenang menerima segala kabar gembira (basyiran) ataupun kabar yang menakutkan (nadziran) yang telah mencapai makrifat dapat melaksanakan perintah ibadah puasa sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW. Manshaama romadhoona imanan waktisaban ghufiralahu mataqaddama mindambihi.
Selasa, 13 April 2010
Data Flow Diagram
Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas.
DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan sistem yang sedang berjalan logis.
[sunting] Latar belakang
Suatu yang lazim bahwa ketika menggambarkan sebuah sistem kontekstual data flow diagram yang akan pertama kali muncul adalah interaksi antara sistem dan entitas luar. DFD didisain untuk menunjukkan sebuah sistem yang terbagi-bagi menjadi suatu bagian sub-sistem yang lebih kecil adan untuk menggarisbawahi arus data antara kedua hal yang tersebut diatas. Diagram ini lalu “dikembangkan” untuk melihat lebih rinci sehingga dapat terlihat model-model yang terdapat di dalamnya.
http://infolab.stanford.edu/~ullman/fcdb/ito/er.gif
quequ
ueue (antrian) adalah barisan elemen yang apabila elemen ditambah maka
penambahannya berada di posisi belakang (rear) dan jika dilakukan pengambilan elemen
dilakukan di elemen paling depan (front). Oleh karena itu, queue bersifat FIFO (first in
first out).
Contoh :
Depan=1
Belakang=4
5
6
7
9
Operasi-operasi dasar dari sebuah queue adalah :
1. Enqueue : proses penambahan elemen di posisi belakang
2. Dequeue : proses pengambilan elemen di posisi depan
Selain operasi dasar di atas, ada pula operasi-operasi lain yang dapat dilakukan
terhadap sebuah queue yaitu :
1. Operasi pemeriksaan queue kosong (fungsi kosong)
2. Operasi pemeriksaan queue penuh (fungsi penuh).
3. Operasi inisialisasi queue (fungsi inisialisasi)
Adapun presentasi queue dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu :
1. Dengan menggunakan array statis
Operasi-operasi yang dapat dilakukan dalam queue yang menggunakan representasi
array statis adalah :
1.1. Pendeklarasian sebuah queue
Setiap queue memiliki elemen-elemen (field) berupa posisi depan, posisi
belakang, elemen antrian, dan maksimal elemennya.
Adapun pendeklarasian queue dalam bahasa C adalah :
#define maks 5
struct TQueue{
int depan,belakang;
int maks_queue;
int antrian[maks];
};
TQueue Q,Queue,Q2;//deklarasi variable bertipe TQueue
1.2. Inisialisasi Queue
Inisialisasi queue adalah proses pemberian nilai 0 untuk field depan dan
belakang dari queue dan juga pemberian nilai maks ke maks_queue yang
menunjukan banyaknya maksimal data dalam queue.
Karena dalam bahasa C elemen sebuah array dimulai dengan 0 maka proses
inisialisasi nilai depan dan belakang bukan 0 tetapi -1 sehingga ketika ada proses
penambahan elemen (enqueue) akan bernilai 0 sehingga elemen tersebut akan
disimpan dalam elemen antrian pada posisi 0.
Implementasi fungsi inisialisasi queue dalam bahasa C adalah
void inisialisasi(TQueue *Q)
{
Q->maks_queue=maks;
Q->depan=-1;
Q->belakang=-1;
}
Cara pemanggilannya adalah :
Inisialisasi(&Q);
penambahannya berada di posisi belakang (rear) dan jika dilakukan pengambilan elemen
dilakukan di elemen paling depan (front). Oleh karena itu, queue bersifat FIFO (first in
first out).
Contoh :
Depan=1
Belakang=4
5
6
7
9
Operasi-operasi dasar dari sebuah queue adalah :
1. Enqueue : proses penambahan elemen di posisi belakang
2. Dequeue : proses pengambilan elemen di posisi depan
Selain operasi dasar di atas, ada pula operasi-operasi lain yang dapat dilakukan
terhadap sebuah queue yaitu :
1. Operasi pemeriksaan queue kosong (fungsi kosong)
2. Operasi pemeriksaan queue penuh (fungsi penuh).
3. Operasi inisialisasi queue (fungsi inisialisasi)
Adapun presentasi queue dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu :
1. Dengan menggunakan array statis
Operasi-operasi yang dapat dilakukan dalam queue yang menggunakan representasi
array statis adalah :
1.1. Pendeklarasian sebuah queue
Setiap queue memiliki elemen-elemen (field) berupa posisi depan, posisi
belakang, elemen antrian, dan maksimal elemennya.
Adapun pendeklarasian queue dalam bahasa C adalah :
#define maks 5
struct TQueue{
int depan,belakang;
int maks_queue;
int antrian[maks];
};
TQueue Q,Queue,Q2;//deklarasi variable bertipe TQueue
1.2. Inisialisasi Queue
Inisialisasi queue adalah proses pemberian nilai 0 untuk field depan dan
belakang dari queue dan juga pemberian nilai maks ke maks_queue yang
menunjukan banyaknya maksimal data dalam queue.
Karena dalam bahasa C elemen sebuah array dimulai dengan 0 maka proses
inisialisasi nilai depan dan belakang bukan 0 tetapi -1 sehingga ketika ada proses
penambahan elemen (enqueue) akan bernilai 0 sehingga elemen tersebut akan
disimpan dalam elemen antrian pada posisi 0.
Implementasi fungsi inisialisasi queue dalam bahasa C adalah
void inisialisasi(TQueue *Q)
{
Q->maks_queue=maks;
Q->depan=-1;
Q->belakang=-1;
}
Cara pemanggilannya adalah :
Inisialisasi(&Q);
Array berdimensi banyak
ARRAY BERDIMENSI DUA
Array berdimensi satu dapat disimpan pada sebuah array berdimensi dua.
Pendeklarasian array berdimensi dua adalah sebagai berikut :
int data_lulus[4][3];
Nilai 4 untuk menyatakan banyaknya baris dan 3 menyatakan banyaknya kolom. Gambar
10.1 memberikan ilustrasi untuk memudahkan pemahaman tentang array berdimensi dua.
80 540 1032
15 83 301
8 12 15
10 129 257
int data_lulus[4][3];
Gambar 10.1 Array berdimensi dua
Sama halnya pada array berdimensi satu, data array aka ditempatkan pada memori
yang berurutan. Perhatikan Gambar 10.2.
80 540 1032 15 83 301 80
Gambar 10.2 Model penyimpanan array dimensi dua pada memori
0 1 2
0
1
2
3
indeks kedua
(kolom)
indeks pertama
(baris)
Mengakses Elemen Array Berdimensi Dua
Array seperti data_lulus dapat diakses dalam bentuk data_lulus[indeks pertama, indeks
kedua] :
(1) data_lulus[0][1] = 540;
merupakan instruksi untuk memberikan nilai 540 ke array data_lulus untuk indeks
pertama = 0 dan indeks kedua bernilai 1.
(2) printf(“%d”,data_lulus[2][0]);
merupakan perintah untuk menampilkan elemen yang memiliki indeks pertama = 2 dan
indeks kedua = 0.
Perhatikan contoh potongan program di bawah ini.
/* Memberikan data ke array */
data_lulus[0][0] = 80;
data_lulus[0][1] = 540;
data_lulus[0][2] = 1032;
INT HURUF_A[8][8] = {
{ 0, 1, 1, 1, 1, 1, 0, 0 } ,
{ 0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0 } ,
{ 0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0 } ,
{ 1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0 } ,
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{ 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0 }
};
atau bisa juga ditulis sebagai berikut :
int huruf_A[8][8] =
{ 0, 1, 1, 1, 1, 1, 0, 0,
0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0,
0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0,
1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0};
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgF9_8_Q10rW_0Ys4sjHWgyLUm18kaKpG5Tiw2iv_jEbr-bHXSWLhFk6svCjYkCvq4CLssvKN2vhBZufB1ABsDfCjzlrs2R8SPjSmfo_iccJaxLbdbfK_UMBRtoHFqiLhcVrobgwJBqWUw/s400/array5.jpg
Array berdimensi satu dapat disimpan pada sebuah array berdimensi dua.
Pendeklarasian array berdimensi dua adalah sebagai berikut :
int data_lulus[4][3];
Nilai 4 untuk menyatakan banyaknya baris dan 3 menyatakan banyaknya kolom. Gambar
10.1 memberikan ilustrasi untuk memudahkan pemahaman tentang array berdimensi dua.
80 540 1032
15 83 301
8 12 15
10 129 257
int data_lulus[4][3];
Gambar 10.1 Array berdimensi dua
Sama halnya pada array berdimensi satu, data array aka ditempatkan pada memori
yang berurutan. Perhatikan Gambar 10.2.
80 540 1032 15 83 301 80
Gambar 10.2 Model penyimpanan array dimensi dua pada memori
0 1 2
0
1
2
3
indeks kedua
(kolom)
indeks pertama
(baris)
Mengakses Elemen Array Berdimensi Dua
Array seperti data_lulus dapat diakses dalam bentuk data_lulus[indeks pertama, indeks
kedua] :
(1) data_lulus[0][1] = 540;
merupakan instruksi untuk memberikan nilai 540 ke array data_lulus untuk indeks
pertama = 0 dan indeks kedua bernilai 1.
(2) printf(“%d”,data_lulus[2][0]);
merupakan perintah untuk menampilkan elemen yang memiliki indeks pertama = 2 dan
indeks kedua = 0.
Perhatikan contoh potongan program di bawah ini.
/* Memberikan data ke array */
data_lulus[0][0] = 80;
data_lulus[0][1] = 540;
data_lulus[0][2] = 1032;
INT HURUF_A[8][8] = {
{ 0, 1, 1, 1, 1, 1, 0, 0 } ,
{ 0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0 } ,
{ 0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0 } ,
{ 1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0 } ,
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{ 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0 }
};
atau bisa juga ditulis sebagai berikut :
int huruf_A[8][8] =
{ 0, 1, 1, 1, 1, 1, 0, 0,
0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0,
0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0,
1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0};
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgF9_8_Q10rW_0Ys4sjHWgyLUm18kaKpG5Tiw2iv_jEbr-bHXSWLhFk6svCjYkCvq4CLssvKN2vhBZufB1ABsDfCjzlrs2R8SPjSmfo_iccJaxLbdbfK_UMBRtoHFqiLhcVrobgwJBqWUw/s400/array5.jpg
Senin, 12 April 2010
Contoh penerapan stack dalam kehidupan sehari – hari
Stack adalah salah satu struktur data yang memiliki sistem kerja Last In First Out (LIFO), yang terakhir masuk pertama keluar. Dapat di ilustrasikan seperti sebuah tumpukan buku, ketika mengambil sebuah buku di dalam tumpukan itu maka harus diambil satu persatu dari buku yang paling atas dari tumpukan buku tersebut.
Beberapa contoh ilustrasi yang dapat menggambarkan tumpukan dan cara beroperasinya adalah tumpukan sate, tumpukan Compact Disk (CD), dan lain-lain. Sate misalnya, si pembuat sate menusukan (memasukan) daging sate ke tusukan satu per satu dari ujung tusukan (ujung yang runcing) menuju/mendekati batas pangkal, jika telah dimasak, maka si pemakan sate akan mengeluarkan (memakan) sate satu persatu dari ujung (yang akhir-akhir dimasukan si pembuat, itulah yang awal-awal dimakan). Demikian juga dengan tumpukan CD, orang akan mengambil CD dari tumpukan teratas yang mana merupakan yang terakhir dimasukan di dalam tumpukan.
Fungsi dalam Stack:
* Fungsi init: fungsi yang digunakan untuk inisialisasi atau membuat stack baru yang masih kosong.
* Fungsi full: digunakan untuk mengetahui stack penuh atau tidak.
* Fungsi empty: digunakan untuk mengetahui stack kosong atau tidak.
* Fungsi clear: digunakan untuk mengosongkan stack. Stack dianggap kosong apabila puncak stack berada pada posisi -1.
* Fungsi push: digunakan untuk menambahkan data ke dalam stack. Penambahan data tidak bisa dilakukan apabila stack sudah penuh. Urutan perintahnya adalah: menambahkan nilai top dan menambahkan data pada posisi nilai top. Jika dalam Linked List menggunakan method addLast
* Fungsi pop: digunakan untuk mengeluarkan data teratas stack dengan syarat bahwa stack tidak kosong. Urutan perintahnya adalah : menghapus data pada posisi nilai top dan menurunkan nilai top. Jika dalam Linked List menggunakan method removeLast
Possibly related posts: (automatically generated)
* Ada 2 operasi dasar yang didefinisikan pada stack,
* Definisi B-Tree dalam Struktur data
* INTEGRASI SISTEM INFORMASI
* Burung Berkicau
This entry was posted on March 25, 2010 at 1:32 am and is filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Beberapa contoh ilustrasi yang dapat menggambarkan tumpukan dan cara beroperasinya adalah tumpukan sate, tumpukan Compact Disk (CD), dan lain-lain. Sate misalnya, si pembuat sate menusukan (memasukan) daging sate ke tusukan satu per satu dari ujung tusukan (ujung yang runcing) menuju/mendekati batas pangkal, jika telah dimasak, maka si pemakan sate akan mengeluarkan (memakan) sate satu persatu dari ujung (yang akhir-akhir dimasukan si pembuat, itulah yang awal-awal dimakan). Demikian juga dengan tumpukan CD, orang akan mengambil CD dari tumpukan teratas yang mana merupakan yang terakhir dimasukan di dalam tumpukan.
Fungsi dalam Stack:
* Fungsi init: fungsi yang digunakan untuk inisialisasi atau membuat stack baru yang masih kosong.
* Fungsi full: digunakan untuk mengetahui stack penuh atau tidak.
* Fungsi empty: digunakan untuk mengetahui stack kosong atau tidak.
* Fungsi clear: digunakan untuk mengosongkan stack. Stack dianggap kosong apabila puncak stack berada pada posisi -1.
* Fungsi push: digunakan untuk menambahkan data ke dalam stack. Penambahan data tidak bisa dilakukan apabila stack sudah penuh. Urutan perintahnya adalah: menambahkan nilai top dan menambahkan data pada posisi nilai top. Jika dalam Linked List menggunakan method addLast
* Fungsi pop: digunakan untuk mengeluarkan data teratas stack dengan syarat bahwa stack tidak kosong. Urutan perintahnya adalah : menghapus data pada posisi nilai top dan menurunkan nilai top. Jika dalam Linked List menggunakan method removeLast
Possibly related posts: (automatically generated)
* Ada 2 operasi dasar yang didefinisikan pada stack,
* Definisi B-Tree dalam Struktur data
* INTEGRASI SISTEM INFORMASI
* Burung Berkicau
This entry was posted on March 25, 2010 at 1:32 am and is filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Antrian dalam Struktur data
Queue (Antrian) adalah list linier yang :
1. Elemen yang pertama kali masuk antrian akan keluar pertama kalinya
2. Dikenali elemen pertama (Front) dan elemen terakhirnya (Tail)
3. Aturan penyisipan dan penghapusan elemennya disefinisikan sebagai berikut :
a) Penyisipan selalu dilakukan setelah elemen terakhir
b) Penghapusan selalu dilakukan pada elemen pertama
4. Satu elemen dengan elemen lain dapat diakses melalui informasi Next
5. Antrian dapat dibuat dengan menggunakan: Linier Array dan Circular Array
Front dan tail selalu bergerak maju/naik sehingga
1. Bila tail telah mencapai elemen terakhir array, antrian dianggap penuh walau sebenarnya mungkin elemen-elemen awal antrian telah dihapus (dikosongkan).
2. Bila front dan tail mencapai nilai yang sama berarti antrian dalam keadaan kosong maka front dan tail dapat diinisialisasi kembali ke kondisi semula.
Deklarasi queue menggunakan singly linked list:
Type
TData=…;
TKey= …;
PNode=^Node;
Node=record
Key:TKey;
Data:TData;
Next:PNode;
End;
Queue=record
Count:integer;
Front,tail:PNode;
End;
Opersi-operasi di QUEUE
1. InitQ(Q)menciptakan Qdengan queue kosong
Procedure InitQ(var Q:Queue);
Begin
Q.count:=0;
Q.front:=nil;
Q.tail:=nilai;
End;
2. AddQ(Q,x) menambah elemen x ke rear queue
Procedure AddQ(var Q:Queue; p:PNode);
{sama dengan insert last, yang elemen last-nya disimpan}
Begin
Q.tail^.next:=p;
Q.tail:=p;
If Q,front=nil then q.front:=Q.tail; {elemen pertama dan satu-satunya dari queue}
Q.count:=Q.count+1;
End;
3. RemoveQ(Q,x) menghilangkan elemen pada front dari queue Q
Procedure removeQ(var Q:Queue; var k:TKey; d:TData);
{sama dengan delete first}
Var p:PNode;
Begin
If (Q.frontNil) then
Begin
P:=Q.Front;
Q.front:=Q.front^.Next;
If Q.front=nil then Q.tail:=nil; {elemen satu2nya dihapus}
K:=p^.key;
D:=p^.data;
Q.Count:=Q.count-1;
Dispose(p);
End;
End;
4. Front(Q) mengirim elemen front dari queue
Function frontQ (Q:queue):listPtr;
Begin
FrontQ:=Q.front;
End;
5. IsEmptyQ(Q) yang mengembalikan true if Q kosong else false
Function isEmpityQ(Q:queue):Boolean;
Begin
isEmptyQ:=(S.front=nil);
end;
6. HowManyIn(Q) mengirimkan jumlah elemen di Queue
Function howManyInQ(Q:queue):integer;
Begin
howManyInQ:=Q.count;
End;
Possibly related posts: (automatically generated)
* PENGERTIAN SISTEM 1. DEFINISI SISTEM
* antrian / queue
* Antrian (QUEUE)
* CONTOH ANTRIAN
This entry was posted on March 11, 2010 at 1:41 am and is filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
1. Elemen yang pertama kali masuk antrian akan keluar pertama kalinya
2. Dikenali elemen pertama (Front) dan elemen terakhirnya (Tail)
3. Aturan penyisipan dan penghapusan elemennya disefinisikan sebagai berikut :
a) Penyisipan selalu dilakukan setelah elemen terakhir
b) Penghapusan selalu dilakukan pada elemen pertama
4. Satu elemen dengan elemen lain dapat diakses melalui informasi Next
5. Antrian dapat dibuat dengan menggunakan: Linier Array dan Circular Array
Front dan tail selalu bergerak maju/naik sehingga
1. Bila tail telah mencapai elemen terakhir array, antrian dianggap penuh walau sebenarnya mungkin elemen-elemen awal antrian telah dihapus (dikosongkan).
2. Bila front dan tail mencapai nilai yang sama berarti antrian dalam keadaan kosong maka front dan tail dapat diinisialisasi kembali ke kondisi semula.
Deklarasi queue menggunakan singly linked list:
Type
TData=…;
TKey= …;
PNode=^Node;
Node=record
Key:TKey;
Data:TData;
Next:PNode;
End;
Queue=record
Count:integer;
Front,tail:PNode;
End;
Opersi-operasi di QUEUE
1. InitQ(Q)menciptakan Qdengan queue kosong
Procedure InitQ(var Q:Queue);
Begin
Q.count:=0;
Q.front:=nil;
Q.tail:=nilai;
End;
2. AddQ(Q,x) menambah elemen x ke rear queue
Procedure AddQ(var Q:Queue; p:PNode);
{sama dengan insert last, yang elemen last-nya disimpan}
Begin
Q.tail^.next:=p;
Q.tail:=p;
If Q,front=nil then q.front:=Q.tail; {elemen pertama dan satu-satunya dari queue}
Q.count:=Q.count+1;
End;
3. RemoveQ(Q,x) menghilangkan elemen pada front dari queue Q
Procedure removeQ(var Q:Queue; var k:TKey; d:TData);
{sama dengan delete first}
Var p:PNode;
Begin
If (Q.frontNil) then
Begin
P:=Q.Front;
Q.front:=Q.front^.Next;
If Q.front=nil then Q.tail:=nil; {elemen satu2nya dihapus}
K:=p^.key;
D:=p^.data;
Q.Count:=Q.count-1;
Dispose(p);
End;
End;
4. Front(Q) mengirim elemen front dari queue
Function frontQ (Q:queue):listPtr;
Begin
FrontQ:=Q.front;
End;
5. IsEmptyQ(Q) yang mengembalikan true if Q kosong else false
Function isEmpityQ(Q:queue):Boolean;
Begin
isEmptyQ:=(S.front=nil);
end;
6. HowManyIn(Q) mengirimkan jumlah elemen di Queue
Function howManyInQ(Q:queue):integer;
Begin
howManyInQ:=Q.count;
End;
Possibly related posts: (automatically generated)
* PENGERTIAN SISTEM 1. DEFINISI SISTEM
* antrian / queue
* Antrian (QUEUE)
* CONTOH ANTRIAN
This entry was posted on March 11, 2010 at 1:41 am and is filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Kamis, 08 April 2010
Komponen Sistem Informasi
Sistem informasi merupakan sebuah susunan yang terdiri dari beberapa komponen seperti orang, aktivitas, data, perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan yang terintegrasi yang berfungsi untuk mendukung dan meningkatkan operasi sehari-hari sebuah bisnis, juga menyediakan kebutuhan informasi untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan oleh manajer.
1. Orang (People)
Semua pihak yang bertanggung jawab dalam hal penyokong atau sponsor sistem informasi (system owner), pengguna sistem (system users), perancang sistem (system designer) dan pengembang sistem informasi (sistem development).
2. Aktivitas
Sekumpulan aturan atau tahapan-tahapan untuk membuat, memakai, memproses dan mengolah sistem informasi ataupun hasil keluaran dari sistem informasi tersebut.
3. Data
Secara konseptual, data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktivitas, dan transaksi yang tidak mempunyai makna dan tidak berpengaruh langsung secara langsung kepada pemakainya atau disebut juga sebagai sekumpulan fakta mentah dalam isolasi.
4. Perangkat Keras (hardware)
Mencakup piranti-piranti fisik seperti komputer, printer, monitor, harddisk, DLL.
5. Perangkat Lunak (sotfware)
Sekumpulan instruksi-instruksi atau perintah-perintah yang memungkinkan perangkat keras bisa digunakan untuk memproses data, atau sering disebut sebagai program.
6. Jaringan (network)
Sistem penghubung yang memungkinkan suatu sumber dipakai secara bersama-sama, baik pada waktu dan tempat bersamaan ataupun berbeda
1. Orang (People)
Semua pihak yang bertanggung jawab dalam hal penyokong atau sponsor sistem informasi (system owner), pengguna sistem (system users), perancang sistem (system designer) dan pengembang sistem informasi (sistem development).
2. Aktivitas
Sekumpulan aturan atau tahapan-tahapan untuk membuat, memakai, memproses dan mengolah sistem informasi ataupun hasil keluaran dari sistem informasi tersebut.
3. Data
Secara konseptual, data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktivitas, dan transaksi yang tidak mempunyai makna dan tidak berpengaruh langsung secara langsung kepada pemakainya atau disebut juga sebagai sekumpulan fakta mentah dalam isolasi.
4. Perangkat Keras (hardware)
Mencakup piranti-piranti fisik seperti komputer, printer, monitor, harddisk, DLL.
5. Perangkat Lunak (sotfware)
Sekumpulan instruksi-instruksi atau perintah-perintah yang memungkinkan perangkat keras bisa digunakan untuk memproses data, atau sering disebut sebagai program.
6. Jaringan (network)
Sistem penghubung yang memungkinkan suatu sumber dipakai secara bersama-sama, baik pada waktu dan tempat bersamaan ataupun berbeda
stack
a. Definisi Stack
STACK ( tumpukan ) merupakan struktur data yang seolah – oleh terlihat seperti data yang terusun secara tumpuk dimana ada data yang terletak diatas data yang lainnya .
b. Stack dengan Array
Stack menggunakan array pengambil / penghapusan dielemen dalam stack yang dilaukan dengan memulainya dari elemen teratas
c. Double Stack dengan Array
Merupakan metode khusus yang dikembangkan untuk menghemat pemakaian memori dalam pembuatan dua stack dengan array . intinya adalah penggunaan hanya sebuah array untuk menampung dua buah stack.
d. Stack dengan Single Linked List
Menggunakan Single Lingked List dalam pembuatan stack mempunyai keunggulan dibandingkan dengan array yaitu dapat digunakan alokasi memori yang dinamis sehingga menhindari pemborosan memori.(http://sad1n1Rom. .blogspot.com/)
Metode untuk menyimpan pohon biner
Pohon biner dapat dikonstruksi dari bahasa pemrograman primitif dalam berbagai cara. Dalam bahasa yang menggunakan records dan referensi, pohon biner secara khas dikonstruksi dengan mengambil sebuah struktur simpul pohon yang memuat beberapa data dan referensi ke anak kiri dan anak kanan. Kadang-kadang itu juga memuat sebuah referensi ke ayahnya yang khas. Jika sebuah simpul mempunyai kurang dari dua anak, beberapa penunjuk anak dapat diatur kedalam nilai nol khusus, atau ke sebuah simpul sentinel.
Pohon biner dapat juga disimpan sebagai struktur data implisit dalam array, dan jika pohon tersebut merupakan sebuah pohon biner lengkap, metode ini tidak boros tempat. Dalam penyusunan yang rapat ini, jika sebuah simpul memiliki indeks i, anaknya dapat ditemukan pada indeks ke-2i+1 dan 2i+2, meskipun ayahnya (jika ada) ditemukan pada indeks lantai((i-1)/2) (asumsikan akarnya memiliki indeks kosong). Metode ini menguntungkan dari banyak penyimpanan yang rapat dan memiliki referensi lokal yang lebih baik, tersitimewa selama sebuah preorder traversal. Bagaimanapun juga, ini terlalu mahal untuk perkembangannya dan boros tempat sebanding dengan 2h - n untuk sebuah pohon dengan tinggi h dengan nsimpul.
Sebuah pohon biner lengkap kecil disimpan dalam array
Dalam bahasa dengan tagged union seperti ML, sebuah simpul pohon seringkali sebuah tagged union dari dua jenis simpul, dimana yang satu merupakan data dari 3-tupel, anak kiri, dan anak kanan, dan yang lain dimana sebuah daun, yang tidak memuat data dan fungsi seperti nilai nol dalam bahasa dengan penunjuk (pointers)
Senin, 05 April 2010
Apakah Itu Fungsi Dan Pengertian Query ?
Jika anda telah membuat tabel-tabel dan telah memasukkan banyak data dalam tabel tersebut, suatu ketika Anda menginginkan untuk mengetahui/mencari data tertentu. Hal ini dapat anda lakukan dengan membuka tabel, menelusuri data satu per satu, lalu membuat tabel baru untuk menyimpannya.
Akan tetapi cara seperti ini sangat tidak efisien. Untuk kebutuhan tersebut, akan jauh lebih mudah jika anda menggunakan queryuntuk memenuhi permintaan data kita Pada dasarnya, query adalah merupakan bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database, yang telah distandarkan dan lebih dikenal dengan nama Structured Query Language (SQL). Query dibedakan menjadi 2, yaitu :
1. Untuk membuat/mendefinisikan obyek-obyek database seperti membuat tabel, relasi dan sebagainya. Biasanya disebut dengan Data Definition Language (DDL)
2. Untuk memanipulasi data, yang biasanya dikenal dengan Data Manipulation Language (DML). Manipulasi data bisa berupa:
a. Menambah, mengubah atau menghapus data.
b. Pengambilan informasi yang diperlukan dari database, yang mana datanya diambil dari tabel maupun dari query sebelumnya
Akan tetapi cara seperti ini sangat tidak efisien. Untuk kebutuhan tersebut, akan jauh lebih mudah jika anda menggunakan queryuntuk memenuhi permintaan data kita Pada dasarnya, query adalah merupakan bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database, yang telah distandarkan dan lebih dikenal dengan nama Structured Query Language (SQL). Query dibedakan menjadi 2, yaitu :
1. Untuk membuat/mendefinisikan obyek-obyek database seperti membuat tabel, relasi dan sebagainya. Biasanya disebut dengan Data Definition Language (DDL)
2. Untuk memanipulasi data, yang biasanya dikenal dengan Data Manipulation Language (DML). Manipulasi data bisa berupa:
a. Menambah, mengubah atau menghapus data.
b. Pengambilan informasi yang diperlukan dari database, yang mana datanya diambil dari tabel maupun dari query sebelumnya
SQL
Bentuk umum SQL:
SELECT [ALL|DISTINCT]
nama_kolom_kolom_tabel
[INTO nama_tabel]
[FROM nama_nama_tabel]
[WHERE predikat]
[GROUP BY ekspresi]
[ORDER BY nama+kolom_tabel]
SELECT [ALL|DISTINCT]
nama_kolom_kolom_tabel
[INTO nama_tabel]
[FROM nama_nama_tabel]
[WHERE predikat]
[GROUP BY ekspresi]
[ORDER BY nama+kolom_tabel]
Langganan:
Postingan (Atom)